Selasa, 28 Juli 2009
Ketua Baru
Nah ini adalah kandidat ketua PMR WIRA SMK 1 Kedungwuni :
1. Rismawan XI TKR 3
2. Slamet Haryanto XI TKR 3
Dan setelah diadakan pemilihan dengan pemilih dari kelas X, XI, dan sebagian kelas XII telah didapat hasil dengan perolehan sebagai berikut:
1. Rismawan 91 Suara
2. Slamet Haryanto 34 Suara
Jumlah surat rusak 8 Suara
Dengan demikian terpilihlah ketua PMR WIRA SMK 1 Kedungwuni masa bhakti 2009/2010 yaitu Rismawan.
Semoga dengan terpilihnya Rismawan dapat menjadi pemimpin yang baik dan membawa PMR WIRA SMK 1 Kedungwuni ini menjadi lebih baik dan menarik seta sejajar sengan Ekstra yang lain.
Amien...
Jumat, 19 Juni 2009
Jean Henri Dunant
Jean Henri Dunant (1828-1910) adalah seorang warga negara Swiss yang dikenal sebagai Bapak Palang Merah Dunia adalah pemuda yang menyaksikan perang mengerikan antara pasukan Prancis dan Italia melawan pasukan Austria di Solferino, Italia Utara pada tanggal 24 Juni 1859.
Tidak kurang 40.000 tentara terluka menjadi korban perang, sementara bantuan medis tidak cukup merawat korban sebanyak itu. Tergetar penderitaan tentara yang terluka, Henry Dunant bersama penduduk setempat mengerahkan bantuan menolong mereka. Setelah kembali ke Swiss, Henry Dunant menuangkan kesan dan pengalamannya ke dalam buku berjudul "Kenangan dari Solferino" menggemparkan Eropa.
Di buku itu Henry Dunant mengajukan dua gagasan. Pertama, membentuk organisasi kemanusiaan internasional yang dapat dipersiapkan pendiriannya pada masa damai untuk menolong prajurit yang terluka di medan perang. Kedua, mengadakan perjanjian internasional guna melindungi prajurit yang cedera dan sukarelawan serta organisasinya yang menolong saat terjadinya perang.
Pada 1863 Henry Dunant bersama keempat kawannya merealisasi gagasan tersebut dengan mendirikan komite internasional untuk nantuan para tentara yang cedera, sekarang disebut Komite Internasional Palang Merah atau Committee of The Red Cross (ICRC) merupakan lembaga kemanusiaan bersifat mandiri, sebagai penengah dan netral.
Dalam perkembangannya Palang Merah Internasional juga memiliki Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah atau International Federation of Red Cross dan Red Crescent (IFRC).
Semangat Henry Dunant inilah yang mengilhami terbentuknya Perhimpunan Nasional Palang Merah Nasional dan Bulan Sabit Merah yang didirikan hampir di setiap negara di seluruh dunia berjumlah 176 perhimpunan nasional. Sedang gagasan kedua Henry Dunant direalisasi Pemerintah Swiss dengan mengadakan konferensi Jenewa dengan menghasilkan Konvensi Jenewa (1864) yang terus dikembangkan sehingga dikenal sebagai Konvensi Jenewa 1949.
PMI Daerah Jawa Tengah Kembangkan SIBAT
Staf Humas PMI Daerah Jawa Tengah, Muhammad Nashir menjelaskan akan pentingnya program ini, Kerjasama ini sangat baik, karena dengan memberdayakan atau meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menanggulangi dan menghadapi bencana yang terjadi di wilayahnya, maka sangat mengurangi risiko bencana yang akan terjadi nanti seperti banjir, tanah longsor, gunung meletus, gempa bumi sampai kebakaran, jelasnya.
Saat ini PMI Daerah Jawa Tengah bekerjasama dengan DRC telah mengembangkan SIBAT dibeberapa cabang melalui Program ICBRR (Integrated Community Based Risk Reduction) seperti di PMI Cabang Kab. Magelang, Kab. Boyolali dan Kab. Klaten. Sedangkan bekerjasama dengan ECHO dan GRC, PMI Daerah Jawa Tengah mengembangkan Program Sekolah Siaga Bencana dan Sibat di Kebumen dan Cilacap.
Keberadaan SIBAT sendiri juga memberikan dampak positif kepada warga dalam memahami kondisi lingkungan sekitar, ini dikarenakan para tim SIBAT telah mendapatkan pelatihan KBBM (Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat), bersama dengan relawan PMI Cabang, SIBAT melakukan sosialisasi KBBM melalui pertemuan rutin yang diadakan warga sendiri, seperti arisan dan pengajian, papar Nashir. Warga juga telah menyepakati adanya tanda peringatan dini dengan menggunakan kentongan, yang berada disudut kampung dan pos ronda. Sebagai bentuk pengurangan risiko bencana, warga juga melakukan penanaman pohon di wilayah-wilayah yang rawan bencana ; seperti longsor,, tambah Nashir.